News Update :
Tampilkan postingan dengan label KP Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KP Sport. Tampilkan semua postingan

Freeport Tawarkan Tempat Latihan Timnas di Papua (Timika)

Penulis : Unknown on Jumat, 31 Agustus 2012 | 22.11

Jumat, 31 Agustus 2012

Timnas Kubu Djohar Arifin

Jakarta-PSSI mendapat tawaran dari salah satu perusahaan pertambangan multinasional untuk menggelar pemusatan latihan untuk semua kelompok umur di Timika, Papua.
Hal ini disampaikan General manajer dan wakil presiden eksekutif PT Freeport Indonesia, Nurhadi Sabirin, saat menyambut kedatangan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin dan rombonganya di Hotel Rimba Papua, Selasa (28/8/12) malam.
“Komitmen Freeport untuk membantu pengembangan sepakbola tidak hanya untuk wilayah Papua. Tapi juga untuk skala nasional. Karena itu, kami siap sekiranya PSSI bersedia melakukan pemusatan latihan timnas di Timika,” ujar Nurhadi
“Fasilitas untuk latihan juga sudah ada, karena kami memiliki sports center dengan sarana olahraga yang cukup komplit. Termasuk di dalamnya dua lapangan sepakbola yang tentu memenuhi standar. Salah satunya bahkan menggunakan rumput sintetik,” Nurhadi menambahkan.
Dengan adanya pemusatan latihan di Papua, diharapkan Nurhadi bisa meningkatkan gairah masyarakat setempat terhadap sepak bola nasional.
“Semuanya kami serahkan ke PSSI. Kapan pun mau melakukan pemusatan latihan di Timika kami siap. Pastinya, segala keperluan selama berada di Timika menjadi tanggung jawab kami sebagai tuan rumah,” pria asal Sumatera Barat ini menjelaskan.
Djohar tidak menerima ataupun menolak tawaran tersebut, dan memilih fokus dengan tujuannya datang ke Timika.
“Penghargaan yang tinggi tentu kita sampaikan kepada jajaran manajemen PT Freeport Indonesia atas tawaran untuk menggelar pemusatan latihan timnas di wilayah kerja mereka,” kata Djohar.
“Karena itulah saya menyempatkan diri memenuhi undangan untuk membuka turnamen usia muda yang digelar PT Freeport. Sebab kami ingin silaturahim sekaligus kenal dari dekat. Alhamdulillah, hasilnya cukup positif karena kita mendapat tawaran menarik untuk tempat training camp,” Djohar menegaskan.
Turnamen yang dimaksud Djohar adalah Piala Kemerdekaan RI di Lapangan Sepak bola Kuala Kencana, Timika, Papua, Rabu (29/8/12). Turnamen ini berlangsung dari 28 Agustus hingga 8 September 2012, diikuti sekitar 500 anak SD, SMP, SMA serta Sekolah Sepakbola (SSB) dan tim putri U-16 tahun se-Kabupaten Mimika, Papua.
“Sengaja saya ke sini dengan membawa Pelatih Timnas U-17 (Indra Syafri) dan Om Bob (Hippy) selaku koordinator timnas, agar bisa memantau secara langsung talenta muda yang ada di Timika. Semoga saja ada pemain dari daerah ini yang bisa masuk timnas,” tambah Djohar yang langsung disambut tepuk tangan ratusan peserta, hari ini Rabu (http://www.bolaindo.com 29/8/12).
komentar | | Read More...

Tak Setuju, Limbong Tarik Tibo ke Indonesia..??

Penulis : Unknown on Sabtu, 28 Juli 2012 | 12.14

Sabtu, 28 Juli 2012


Jakarta-Bergabungnya Titus Bonai ke klub Thai Premier League, BEC Tero Sasana nyatanya tak mendapat persetujuan dari Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong. 

Penyebabnya, Tibo sapaan akrab Titus Bonai tak melewati mekanisme transfer yang jelas.
"Masalah transfer apalagi ke luar negeri tentunya harus melewati aturan," kata Limbong saat jumpa pers di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (27/7).

"Sebelum pindah Tibo sebenarnya harus punya surat pernyataan dari Persipura. Surat itu menjadi penting agar PSSI bisa mengurus surat International Transfer Certificate (ITC). ITC sendiri sangat penting apabila pemain mau bermain di luar," jelas Jenderal Bintang Satu itu.

Dengan begitu, Limbong mengungkapkan bahwa kepindahan Tibo ke klub berjuluk The Fire Dragons itu adalah ilegal. Berbekal penilaian itu, Limbong menegaskan bahwa dirinya sudah memanggil pemain bersangkutan kembali ke Indonesia.

"Tibo sudah di sini. Saya sudah menerangkan, kalau ingin pindah ia harus punya surat-surat yang meliputi ITC. Jadi, saya meminta ia untuk mengurus surat-surat itu dulu jika mau pindah," jelas Limbong (vivabola)
komentar | | Read More...

Okto: Bentuk Saja Timnas Papua..!!

Penulis : Unknown on Rabu, 25 Juli 2012 | 08.43

Rabu, 25 Juli 2012

Jayapura-Keputusan PSSI mencoret para pemain yang berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dari timnas Merah Putih, membuat pemain geram. Mereka mengancam bakal membentuk timnas sendiri.
Okto Maniani, pemain Persiram Ampat menyatakan kecewa terhadap keputusan induk sepak bola nasional tersebut. Menurut dia, tidak semestinya PSSI merusak timnas dengan cara mencoret pemain yang berkualitas. "Kalau dilarang-larang seperti ini, saya dan rekan-rekan dari Papua akan membentuk timnas Papua saja,” kata Okto, Sabtu (14/1).
Andalan timnas U-23 ini mengatakan, PSSI tidak memiliki iktikad baik dalam menyelesaikan konflik dualisme kompetisi di Indonesia. Sehingga, para pemain menjadi korban carut marut sepak bola nasional.
"Kalau seperti ini, saya sebagai pemain bimbang dan bingung. Nasib pemain seperti digantung. Sampai saat ini, saya juga belum pernah ditemui oleh para pengurus PSSI mengenai surat FIFA yang melarang pemain ISL bergabung di timnas," kata pemain berkepala plontos tersebut.(suaramerdeka.com)
komentar (1) | | Read More...

Persipura kecewa & bangga tentang Titus Bonai Merumput di Thailand

Penulis : Unknown on Minggu, 22 Juli 2012 | 16.59

Minggu, 22 Juli 2012

JAKARTA - Sedikit kecewa, namun bangga, itulah perasaan klub Persipura Jayapura saat mendengar pemainnya, Titus Bonai, akan dikontrak klub Thailand, BEC Tero Sasana,
Tibo sudah membenarkan rumor kepindahannya, namun disayangkan tidak meminta izin, meski masih terikat kontrak hingga September mendatang.

“Tibo sampai sekarang belum dilepas Persipura, andaikan dia dikontrak Oktober (Persipura takkan kecewa), kalau klub yang mengontraknya tahu, dia harus bertanggung jawab dulu,” ujar Sekretaris Umum Persipura, Thamrin Sagala, baru-baru ini,“Kami tidak akan tahan-tahan, yang penting kontrak dia berakhir baik-baik sampai September,” lanjutnya.

Meski demikian, tim berjuluk ‘Mutiara Hitam’ itu tidak akan menyeret masalah ini lebih jauh. “Kami adalah tim yang damai. Kalau memang orang dia yang bersalah, suatu saat orang itu akan tersandung,” tambah Thamrin,Tak hanya Tibo, terang Thamrin, agen sang pemain pun sama sekali tidak menghubungi Persipura soal kepindahan ini. Meski demikian, sebagai klub yang mengembangkan bakat dan membesarkan nama Tibo, Papua tetap senang dengan perkembangan karir pemain berusia 23 tahun tersebut.

“Itu adalah bukti kontribusi Persipura bagi sepak bola nasional. Kami sendiri akan selalu merekrut pemain-pemain berbakat. Dia matang ditempat kami. kami yang memberinya kesempatan bertanding di luar negeri. Kalo dia merasa Persipura berjasa padanya, paling tidak dia harusnya bilang pamit sebagai lambang persahabatan, lanjutnya.(WASPADA ONLINE)
komentar | | Read More...

Blogger news

Categories

About

Blogroll

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. majalah Papua . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger