-Politik terdiri dari
kepentingan, untuk sebuah kepentingan Amerika Papua di korbankan dan bukan
dititpkan ke Belanda sebagai koloni waktu itu juga bukan Australia yang
terdekat tetapi kenapa di serahkan kepada Indonesia....? Karena mereka kenal
betul watak pejabat NKRI yang gampang dipasung hidung seperti kerbau, jadi
musuh bersama Rakyat Indonesia dan Rakyat Papua adalah bukan saja Amerika
tetapi juga pejabat jakarta yang egois bisanya memikirkan kantong dan perut
mereka dan cuek dengan Rakyatnya..yang melarat. Lawan Amerika dan
Antek-anteknya di Jakarta. dan mari kita berpikir dengan pikiran temah :
KEJAYAAN BANGSA INDONESIA
- DAN KEJAAN BANGSA PAPUA TANPA BARAT DENGAN
KAPITALISME, IMPERIALISME, LIBERALISME....HIDUP PAPUA-HIDUP INDONESIA
- karena kemarin Indonesia
tidak menghargai Papua maka Papua tidak menghargai indonesia melalui Pepera
yang cacat Hukum dan cacat moral, jika indonesia mau di hargai papua maka
hargailah rakyat Papua sebagai manusia yang punya hak politik melalui
REVERENDUM yang final apapun hasilnya atau jika kita mau lihat dari kepentingan
yang lebih besar maka : lebih baik kita ataur baik hubungan kedua negara yang
saling menguntungkan, tanpa Negara asing yang tidak bisa kontibusi/menguntungkan...?
- STOP AMERIKA DAN PEJABAT
JAKARTA MENARI DI ATAS PENDERITAAN RAKYAT INDONESIA DAN PAPUA. !!!!
-MARI KITA BENTUK FRONT
PERLAWANAN RAKYAT INDONESIA-RAKYAT PAPUA UNTUK RUNTUHKAN : KAPITALISME,
LIBERALISME, IMPERIALISME , AMERIA - PEJABAT JAKARTA !!!!!!!!!
-"Hargailah aku jika Anda
mau dihargai, senyumlah kapadaku jika anda mengharapkan senyum dariku, berilah
apa yang saya harapkan jika anda mengharapkan saya beri apa yang anda harapkan,
cintailah aku jika anda mengharapkan cinta dariku, taburlah yang baik jika anda
mengharapkan tuaian yangbaik pula...ingat hukum Tabur Tuai"(catatan
facebook Hakim Pahabol)
home
Home
Posting Komentar